Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Tuesday, August 19, 2014

Refrain : Saat Cinta Selalu Pulang

Haay! Oke, kali ini aku gak mau cerita curhat panjang lebar dulu kok wkwk. Yang pasti, sekarang ini aku mau review novel Refrain! Plus aku juga mau kasih komen dan cerita aku tentang filmnya. Bakal panjang nih ;;) aku juga seneng banget mau nulis ini!>< walaupun ya moodnya sekarang lagi kurang baik sih, tapi pas inget lagi aku mau nyeritain novel Refrain, langsung semangat lagi deh! #okecurhatlagideh

Novel Refrain ini di tulis oleh Winna Efendi. Penerbitnya itu Gagas Media. Jumlah halaman novelnya itu ada 318 halaman. Covernya juga unik! Jadi kayak amplop biru gitu, dan di dalemnya ada kertas juga! Kertasnya itu bertuliskan "It's always been you..." NAH! Asal usul soal amplop biru itu, yang jadi cover novelnya, nanti bakal aku kasih tau kok ;) Oh ya, sebenernya aku udah baca novel ini lamaaa banget, dari kelas 8 kalo gak salah, dan itu aku juga minjem ._. Minjem sama Salsa wkwk.. Makanya, buat quotesnya nanti itu aku habis googling hehehe =D Tapi buat ceritanya sih aku masih inget, tenang ajaaa ;D Sebelum masuk ke sinopsis, nih aku kasih tau dulu kayak gimana covernya~

Sunday, March 16, 2014

99 Cahaya Di Langit Eropa (part 2)

Heeyy! Ahh akhirnya kita berjumpa kembali hihi.. Maaf ya baru bisa post lagi, soalnyaaaa......... Aku lagi enak-enaknya baca novel wkwk ;D Di tambaahh tugas dari sekolah itu gak pernah berhenti, jadi udah dapet tugas satu dapet lagi dapet lagi begitulah :| Okey udah curhatnya haha-_-

NAAHH INI DIA LANJUTAN PART 1 NYAA =)) "SOON"NYA GAK TERLALU LAMA KAN? HOHOHO ;)) Aku baru nonton part 2nya itu hari Minggu kemarin kalo gak salah .-. Di Pondok juga wkwkwk.. Dan tau gak siih? P E N U H  B A N G E T ! Jarang banget deh kalo misalnya aku nonton bioskop sampe full begitu -,- ckck.. Daann untung kita walaupun yang lain udah pada masuk bioskop, kita gak telat hahaha.. Yap langsung ceritanya aja ya, keburu aku lupa lagi aja hahaha xD

Jadi, Rangga masih nerusin kuliahnya tuh, di Wina, Vienna. Dan Hanum, berkat bantuan Fatma waktu itu, dia bekerja jadi reporter gitu. Maarja, masih aja berusaha deket sama Rangga. Sampai waktu itu, saat Hanum ulang tahun, terjadi konflik. Rangga belum mengucapkan selamat ulang tahun kepada Hanum, Hanum kira Rangga lupa, padahal Rangga sudah punya kejutan buat Hanum. Lalu saat Hanum mau ke kampus Rangga sambil membawa kuenya, ia bertemu Khan dan Stefen yang lagi bertengkar masalah oven ._. Terus akhirnya Hanum setelah menyapa mereka, ia kembali ke atas. Saat di depan pintu perpustakaan, ia melihat Rangga dan Maarja dekat sekali, dan mereka pelukan. Hanum yang melihat itu langsung lari dan kuenya pun jatuh. Di sisi lain, Rangga dan Maarja langsung saling menjauh, dan Maarja minta maaf karena sudah memeluk tiba-tiba. Lalu saat Rangga berjalan ke luar perpustakaan ia melihat kue itu....... Saat Rangga sampe ke apartemen mereka, ia melihat Hanum sudah duduk di sofa. Yaa akhirnya mereka bertengkar gitu, sampai akhirnya Rangga ambil kado untuk Hanum, dan pergi ke luar. Di apartemen, Hanum menonton video kado ulang tahun dari Rangga. Ternyata itu video yang di buat Rangga khusus untuk Hanum saat ulang tahun, Hanum pun nangis saat nonton video itu (aku juga nangis wks :'') Lalu Hanumpun pergi nyari Rangga.... Akhirnya ketemu di depan cafe gituu. Akhirnya mereka baikan deeh..
Hanum masih terus mengirim email kepada Fatma. Tentang perjalanan dia di Eropa ini. Tapi sampe sekarang masih juga belum di bales. Lalu Hanum melihat tiket ke Spanyol yang lagi diskon, ia pun minta Rangga untuk membelinya, jalan-jalan ke Spanyol gituu. Tapi respon Rangganya, "nanti ya setelah tugasku selesai" jadinya deh Hanum ngambek gitu.... Pas Hanum keluar kamar, Rangga diem-diem langsung liat deh itu tiketnya wkwkwk..
Terus, Rangga dan Maarja di tunjuk oleh professor siapa gitu namanya, untuk mewakilkan kampus mereka datang ke acara pesta yang emang udah jadi tradisi di Vienna. Khan sudah memperingatkan Rangga agar tidak ikut ke acara begitu, apalagi kalau iman Rangga belum kuat. Tapi sama Rangga malah di balas dengan candaan gitu.  Saat di ajak latihan dansa sama Maarja, Rangga selalu menghindar, walaupun akhirnya ia latihan juga sama Maarja. Tapi ia bilang ke Maarja kalau ia gak bisa ikut ke acara itu karena sudah ada acara dengan istrinya. Tapiii, akhirnya Hanum mengizinkan, bahkan sudah mempersiapkan jas dan segala macamnya untuk Rangga. Tapi, Hanum berpesan kepada Rangga, agar menyisakan satu dansaan untuknya wkwk.. Akhirnya Rangga dan Maarja datang ke acara itu, tapi di tengah acara, saat Rangga sedang di luar sambil memikirkan Hanum, Maarja datang dan merasa kalau hati dan pikirannya bukan disini, jadi Maarja mengizinkan Rangga untuk pulang. Lalu, Rangga datang menemui Hanum yang sedang sendirian di puncak gedung gitu. Suasana awalnya canggung, tapi akhirnya malah dengan candaan dan mereka dansa. Dan Rangga memberi satu amplop, yang isinya 2 tiket ke Spanyol!
Di Spanyol, saat di taksi suasananya agak gimana gitu. Soalnya supirnya itu nyetirnya gak bener gara-gara ikut semangat gitu deh denger pertandingan bola yang di siarkan di radio. Hanum ngomong apa gitu sama supirnya, kalau gak salah sih kalau dia masih tetep kayak gitu tim mereka malah akan kalah, tapi kata supirnya itu malah "gak mungkin negara mereka kalah. Kalau mereka kalah mungkin Tuhan sedang tidur" ............................... Akhirnya mereka sampai di tujuan dengan selamaatt!
Terus mereka disana berkunjung ke Museum gitu, itu juga bekas Mesjid gitu.. Hanum sama Rangga akhirnya terpisah, lalu di depan kaligrafi arab gitu Hanum sujud, dan langsung di suruh bangun sama petugas disana, dan Ranggapun datang. Akhirnya mereka pergi, dan makan. Hanum masih kesal karna tidak di perbolehkan sujud tadi. Di tempat mereka makan, ada petugas keamaan yang bertugas di Museum, akhirnya Hanum bertanya dengan dia, yang masih agak kesal. Rangga hanya menemani saja. Lalu seperti yang di lakukan Fatma waktu itu, Rangga dan Hanum membayar pesanan petugas itu. Lalu mereka melanjutkan jalan-jalan mereka. Sampai akhirnya malam, daann.. Ternyata Rangga lupa memesan kamar hahaha-_- Jadinya mereka duduk di air mancur gitu, Hanum menyandarkan tubuhnya ke Rangga. Mereka berniat mau tidur disana, tapi karna sudah semalam itu kota masih rame, mereka enggak bisa tidur.
Terus mereka pulang ke Vienna lagi.. Daan, Stefan kecelakaan. Kebetulan Khan melihat kejadian itu, dan membawa Stefan ke rumah sakit. Karena kartu apa gitu punya Stefan sudah tidak berlaku, akhirnya karena Stefan kondisinya cukup parah dan butuh penanganan secepatnya, Khan memberikan kartunya untuk membayar biaya Stefan. Rangga dan Hanum yang baru mengetahui hal itu terkejut dan langsung menjenguk. Mereka menemani Stefan di rumah sakit. Sampai akhirnya Stefan sadar, kakinya patah atau apa gitu. Lalu Rangga menyeritakan kenapa Khan harus lebih dulu ujian, dan hal lainnya kepada Stefan. Ternyata ayah Khan sakit parah dan akhirnya meninggal karena terkena bom disana (kalo gak salah), jadi ia harus segera pulang. Tapi dia baru boleh pulang kalau sudah lulus menerima ijazah, jadinya dia harus ujian lebih dulu. Lalu karena kejadian ini Stefan dan Khan menjadi teman, hubungan mereka lebih baik. Akhirnya nanti Stefan akan ikut Khan ke negeri asalnya. Tapi Rangga dan Hanum menolak ajakan mereka, karena tidak mau mengganggu hubungan mereka yang mulai membaik. Akhirnya saat kelulusan Rangga, mereka berfoto bersama..
Sebentar lagi mereka akan pulang ke Indonesia. Hanumpun berhenti dari kerjanya sebagai reporter, keberhentian Hanum disayangkan oleh 'bos'nya itu, tapi ia berjanji di Indonesia akan tetap bekerja di dunia reporter gitu laah ._. Lalu saat di di perjalanan dengan Rangga, ada 1 email yang masuk, dan ternyata itu email dari Fatma, yang meminta mereka untuk berkunjung ke Istanbul sebagai perjalanan terakhir mereka di Eropa. Akhirnya mereka pun pergi ke Istanbul..
Di Istanbul, akhirnya mereka bertemu Fatma setelah janjian. Sebelumnya Fatma sudah membelikan 3 tiket untuk ke museum apa gitu.. Di dalam museum itu, adalah saksi bahwa berbagai agama yang berbeda, bisa rukun di satu tempat yang sama. Ternyata Fatma juga sedang mengandung. Lalu saat Hanum mulai mengambil berbagai oleh-oleh untuk Ayse, Fatma baru menceritakan kalau Ayse sudah meninggal. Ia kanker. Lalu mereka pergi ke pemakaman Ayse, disana Hanum nangis sejadi-jadinya, dan disana Fatma menceritakan semuanya. Dan disana pula, karena janjinya dengan Ayse, Hanum mulai berhijab.
Terakhiirr, objeknya yaitu Mekkah, Ka'bah.

- the end -

Yaapp itu dia ceritanyaa :D Wohoo akhirnya selesai juga yaa~ Walaupun ya aku sempet kecewa karena yang 'katanya' waktu itu Fatin bakal tampil di season 2, bahkan perannya jadi lebih kuat gitu, ternyata gak ada :)) Tapi ya sudahlah, aku maklum kok, Fatin kan sibuk hohoho.. Dan aku makin makin pengen ke Eropa T.T
Oh ya maaf juga ya kalau cerita di atas ada yang salah, gak sesuai urutan dll. Maklum, manusia kan punya salah hehehe.. Aku nangis tau di bagian yang video Rangga buat Hanum, terus sama yang mana gitu.. Dan kan aku di twitter follow twitternya yang 99 Cahaya ini, nah aku liat banyak banget orang yang envy, enak banget kali ya kalau punya suami kayak gitu wkwk.. Aduh kalau buat aku mah yang kayak begitu masih jauuhh~ SMA aja belom wkwk.. Mending mikirin gimana caranya aku bisa ke Eropa HAHAHAHA.
Last, aku bakal kasih foto-foto niih ;) hihihi daah!

 Ini waktu Maarja dan Rangga mau dateng ke acara undangan professornya itu loh..
 Pas mereka foto bersama :D
 Nih spanduknyaa! Gak ada Fatin :'D 
 SPANYOL! Suka sama stylenya Hanum hoho
 Ini waktu yang berantem 
 Nah ini salah satu museum gitu yang awalnya mesjid terus gereja gitu
 Pergi sama Fatma
 Waktu kelulusan Rangga 
 ISTANBUL! Akhirnya mereka ketemu Fatma 
 Mereka baru nyampe di Spanyol =D
 Rangga, Hanum, Fatma. Liat tuh Hanumnya udah berhijab :) 
 NIH INI DIA SUPIR TAKSINYA WKS 
 Akhirnya ketemu foto Rangga Hanum berdua wkwk
Di tengah malam Spanyol. Yang ternyata Rangga lupa mesen kamar xD
Spanyol again~ 

Tuesday, March 11, 2014

99 Cahaya Di Langit Eropa (part 1)



Haloooo! Pada tau kan film 99 Cahaya Di Langit Eropa?? Itu film yang di angkat dari sebuah novel yang di tulis oleh Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, mereka itu pasangan suami istri loh yaa.. Daan, ini itu TRUE STORY! Jadi kisah nyata gituu ;) keren banget berarti yaa :"

Nah baru-baru ini part 2nya keluar di bioskop kaan? DAN ALHAMDULILLAH AKU UDAH NONTON :'D Tapii, daripada aku nulis langsung part 2, nanti kalian bingung lagi hahaha-_- Makanyaa, sekarang aku tulis dari part 1. Tapi ini juga seinget aku yaa, soalnya udah agak lama kan yang part 1nya :') hehehe.. 

Jadii, pas aku dan keluargaku nonton 99 Cahaya Di Langit Eropa part 1nya itu agak kelewat awal-awalnya-_- oh ya kita nontonnya di Pondok Gede, yang deket HAHAHAHA XD Aku agak lupa juga sih yang jam berapa kita nontonnya ._. Intinya kita nonton aja deh ya! Oh ya langsung aja yaa ke ceritanyaa ;D Tapi sebelumnya aku kasih dulu nih foto novel sama filmnyaa ;))


 Nah ini novelnyaa ;D Tapi ini cover lamanyaa. LIAT DEH ITU ADA MENARA EIFFEL :3 
Nah ini poster bioskopnya gitu(?) Ada juga novel yang covernya gini, terbitan baru, tapi gak tau deh isinya sama apa enggak ._. 

Pemeran utamanya ituu adalaahhh.............. 
  • Acha Septriasa sebagai Hanum Salsabiela Rais
  • Abimana Aryasatya sebagai Rangga Almahendra
  • Raline Shah sebagai Fatma Pasha
  • Dewi Sandra sebagai Marion Latimer
  • Alex Abbad sebagai Khan
  • Marissa Nasution sebagai Maarja
  • Nino Fernandez sebagai Stefan
( sumber : wikipedia ) jadi maaf aja kalo emang namanya salah yaa ._.v 

Penampilan khususnya itu adaaaa....................
  • Geccha Tawara sebagai Ayse
  • Fatin Shidqia Lubis sebagai herself
  • Dian Pelangi sebagai herself
  • Hanum Salsabiela Rais sebagai herself
( sumber : wikipedia ) 

Jadi ceritanya itu..... Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Eropa, yaitu Rangga. Nah istrinya, Hanum, setia menemani sang suami di Eropa :') Di Eropa negara yang mereka kunjungi itu ada Vienna sama Paris kalo gak salah, gak tau ada yang lain atau enggak .-. Terus, Hanum bertemu Fatma, wanita muslim yang berasal dari Turki, mereka bertemu di Austria. Akhirnya saling kenal, dan Fatmapun memperkenalkan Ayse, anaknya, kepada Hanum. Fatma dan Ayse berhijab, tapi Hanum belum berhijab, daan akhirnyaa, Hanum berjanji dengan Ayse suatu saat nanti dia akan berhijab seperti dia dan mamanya :) Karena kemampuan bahasa jerman Hanum belum terlalu fasih, dia pun ikut les gitu, Fatma juga ikut les itu ternyata. Dari sanalah mereka mulai dekat. Dan dari situ, Hanum mengetahui suatu hal, Fatma itu tidak bekerja, karena sulit mendapatkan pekerjaan di Eropa ini karena masalah hijabnya itu. 
Lalu, Fatma dan Ayse pun menjadi teman Hanum selama di Vienna. Mereka mengunjungi banyak tempat, aku lupa namanya .-. Pokoknya mereka ke museum gitu, yang di dalamnya ada lukisan bunda maria, dan di kerudungnya itu ada tulisan arab, tulisannya itu apa gitu deh aku lupa, kalo gak salah lailahaillallah :'D Terus mereka juga ngasih makan angsa gitu di sebuah sungai. Mereka juga pergi ke sebuah bangunan gitu, di atas gitu sih. Cuaca di sana lebih dingin, dan Ayse mimisan. Akhirnya mereka turun lagi deeh. Lalu Fatma memperkenalkan Hanum kepada agen muslim disana, yang juga teman Fatma. Lalu karena kemampuan bahasa inggris mereka minim, mereka meminta bantuan kepada Hanum, agar ia mau mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak muslim disana, dan Hanum pun menyetujuinya. 
Sementara Hanum dengan kehidupan dia yang lainnya, Rangga yang kuliah juga mempunyai teman, namanya Khan, dia muslim yang berasal dari India kalo gak salah. Ada juga temannya yang bernama Stefan, dia seorang atheis, selalu bingung dan mempunyai konflik dengan Rangga dan Khan mengenai agama islam. Ada juga yang bernama Maarja, dia juga sering berkonflik dengan Rangga dan Khan karena berbeda sudut pandang. Tapi kalau di liat dari tingkah lakunya gitu, Maarja itu seperti suka sama Rangga. Rangga juga salah satu murid kebanggaan profesor siapa gitu lupa namanya wkwk-_-v tapii, di luar urusan kuliah, Rangga dan Hanum juga sering berjalan-jalan ke banyak tempat. Mereka menggali lagi sejarah islam yang ada di Eropa ini. Oh ya, di kampus itu gak ada tempat buat Rangga sama Khan sholat. Terus ternyata mereka di kasih tempat buat mereka sholat sama professornya itu, tapi tempatnya itu ternyata................ Tempat agama lain ibadah juga. Disana banyak lilin. Tapi akhirnya mereka tetap sholat disana. 
Pernah, Rangga di hadapkan dalam suatu pilihan. Yaitu jadwal ujian dia dengan sholat jum'at bentrok, sedangkan kalau dia tidak ikut ujian dia nanti tidak akan lulus ke semester selanjutnya kalo gak salah. Nah akhirnya, tanpa sepengetahuan Hanumpun, ia lebih memilih mengikuti ujian, dan Khan lebih memilih sholat jum'at. Lalu saat Hanum menjemputnya di kampus, Hanum kaget karena Rangga tidak sholat jum'at, akhirnya mereka pergi ke masjid. Di masjid Ranggapun sholat dzuhur. Disana mereka juga bertemu dengan seorang ulama/ustadz gitu, dan mereka menanyakan soal masalah Rangga ini, dan kata ulama itu, di negara seperti ini, mereka memang harus mengambil keputusan seperti ini. 
Lalu, suatu kali, saat Hanum, Fatma dan Ayse pergi makan bersama, Hanum mendengar pembicaraan orang sana mengenai islam, dan mereka seperti menjelek-jelekkan islam. Dan ternyata, croissant yang di makan Hanum itu termasuk apa gitu deh ya lupaaakkk-_-v lalu Hanum pun terpancing emosinya, dia mau menghampiri pemuda itu, tapi sama Fatma di cegah. Kata Fatma, lebih baik memberitahu mereka secara baik-baik. Ayse bilang, "wahai masalah besar aku punya Tuhan yang lebih besar", lalu akhirnya Fatma pun malah membayar makanan pemuda itu. Hanum sempat merasa bingung dan kesal dengan tindakan Fatma, dan Fatma hanya menanggapinya dengan senyum, dan bilang "suatu saat nanti kamu akan tau". Lalu beberapa hari kemudian, ia mendapat email dari pemuda tersebut yang mengatakan bahwa sekarang ia lebih sering makan kebab daripada croissant =)) 
Ada juga bagian kocaknyaaa =D Yaitu saat Rangga dan Khan mulai gila-gilaan, bahkan mereka mengatakan penyakit gila nomer 10 wkwkwk.. Pokoknya lucu deh! Cuma aku udah agak lupa aja =.= oh ya, di apartemen mereka, mereka juga mempunyai tetangga. Awal-awalnya mereka punya masalah dengan tetangga mereka itu, karena di Eropa ini tidak semua makanan halal, jadi mereka kalau makan suka makan ikan asin =)) nah sama tetangganya itu di omelin gitu karena aroma ikan asinnya itu terlalu menyengat atau lebih tepatnya menurut dia bau-_- lalu saat itu Hanum yang kesalpun juga sedang menyetel TV dengan volume keras, dan sama tetangganya itu juga di omelin-_- Btw itu tetangganya cowok ya. Nah akhirnya suatu hari sama Hanum di bikinin mie goreng sama ikan asin, dan di berikan ke tetangganya itu, daan akhirnya tetangga itu suka sama ikan asin!! XD Bahkan dia nanya dimana mereka membeli ikan itu wakakaka xD 
Oke skip yaa~ Ini ceritanya pas mereka ke PARIS!! Di Paris mereka juga mengunjungi banyak tempat. Mereka juga ke Menara Eiffel ;) dan Rangga mengumandangkan adzan dari atas Menara Eiffel :'D Dan dari situ pula, aku dapet pengetahuan yaituuu.............. Dari titik mana gitu ya, pokoknya setelah di telusuri nanti ternyata berujung ke Ka'bah :') Oh ya, selama di Paris itu Rangga kayak ada presentasi gitu juga kayaknya. Nah Hanum di sana jalan-jalan bersama Marion Latimer, teman Fatma yang seorang mualaf dan bekerja sebagai ilmuwan di Arab World Institute Paris. Dia juga salah satu agen muslimah ;) Pokoknya dari Marion Hanum jadi tau banyak hal. Lalu saat mereka mau kembali lagi ke Vienna, Marion menitipkan sesuatu ke Hanum untuk Fatma.
Setibanya di Vienna, Fatma jadi menghilang. Lalu karena Hanum baru inget sama bingkisan dari Marion untuk Fatma, ia mengambilnya dan membukanya. Ternyata isinya adalah.............. Obat kanker gitu. Siapa yang kangker?? Ayse. Hanumpun nangis. 
Oh ya pas di Vienna atau Paris, saat Hanum dan Rangga lagi jalan-jalan gitu, mereka ketemu sama FATIN :D 

-to be continued-

OKE CERITANYA BERLANJUT YAA....... Itu dia sebagian isi dari film 99 Cahaya Di Langit Eropa part 1. Aku udah lupa banyak ternyata hahahahaha-_-v betapa pelupanya diriku ini u,u Oh ya semoga kalian gak bingung ya sama cerita di atas, soalnya kan itu kebanyakan 'kayaknya' dan itu aku nulisnya juga gak sesuai urutannya. LUPAA HEEY HAHAHAHA. Kalian juga perlu tau, pas udah adegan yang di Paris, kan muncul tuh Menara Eiffel, De Khansa langsung heboh sendiri bilang ke aku gini, "Kak Menara Eiffe" ngomong gituuuu muluuuuu-______- Aku tau aku emang pengen banget ke Paris, tapi kenapa jadi hebohan dia ya? =)) Terus, pas muncul Fatin tuh, dia juga heboh sendiri-_________- DAN KALIAN PERLU TAU FATIN TUH CUMA MUNCUL HAMPIR DI AKHIR DAN ITU GAK ADA 1 MENIT! PALINGAN CUMA 10 DETIK. DUH HANCURNYA HATIKU T.T Cuma ngobrol-ngobrol gak kedengeran gitu, ngasih kartu nama, SELESAI. PINTER BANGET YAK. HFFFTTT. 
Semoga post ini gak gaje ya-_- dan kalian jadi lebih tau banyak dari postku ini HAHAHAHA :))) Dari film ini kita jadi tau banyak sejarah islam di Eropa, serasa aku lagi keliling Eropa tau gaakk, makin kepengen aku ke Pariiss>< Pokoknya banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini ;D 
Yap sampai sini dulu ya.... Part 2nya SOON HAHAHAHA XD Nih aku kasih beberapa foto jugaa :D Good night all! See ya! 

 Ini dia pemeran 99 Cahaya Di Langit Eropa part 1 :D 
 Fatma dan Ayse. Ini dia adegan yang soal croissant itu, tapi sayangnya di foto ini gak ada Hanum .-.
 Rangga sama Khan mau wudhu
 Hanum dan Marion. LIAT DEH BELAKANGNYA MENARA EIFFEL OMG ><
 Ini waktu Hanum dan Marion ketemuan^^
 Rangga di perpustaan. Btw perpustakaan disana gede banget tau ._.v enak lagi! Pengen deh kesana ;3
 Ini pas Rangga adzan di atas Menara Eiffel
 Waktu ketemu Fatin. YANG ADEGAN CUMA 10 DETIK ITU LOH HAHAHAHA *nyesek*
Ayse dan Fatma ^^
INI DI PUNCAK MENARA EIFFEL! MAAUUUUU ><

Thursday, March 28, 2013

Perahu Kertas

Perahu Kertas...

Hey! Tema kita kali ini adalah Perahu Kertas! Apa sih yang ada di pikiran kalian setelah mendengar kata itu? Romantis? Kuno? Udah gak zaman? Atau apa?
Sebenernya, semua kata di dunia ini bisa di deskripsikan dengan berbeda-beda. Termasuk Perahu Kertas ini. Kalian sudah membaca Novel Perahu Kertas? Atau bahkan sudah menonton filmnya? Kalo saya sendiri siihhh.... Belum pernah-_- aku cuma pernah denger lagunya aja-,- wkwkwk.. Dan lagunya juga enak.. Salah satu pemeran film ini adalah Maudy Ayunda. Yaaa terus terang aku juga suka Maudy, hehe :D *lohkokmalahjadingawurgini._.*
Oke, maaf kalo malah jadi kemana-mana ya topiknya. Aku kalau nulis blog yaa gini.. Nulis apa yang udah ada dipikiran aku.. Ini dia aku tulis LIRIK LAGU PERAHU KERTAS - MAUDY AYUNDA

Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya

Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi
( Cinta-cinta ) cita-cita
Yang lama kupendam sendiri
Berdua ku bisa percaya

Reff :
Ku bahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada 
Diantara milyaran manusia
Dan ku bisa
Dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu

Repeat Reff

Yap! Itu dia lirik lagunya. Aku suka sama lagunya, hehe :D Oh ya, Fatin juga pernah nyanyiin lagu ini loh! ^^ katanya, lagu ini tuh suka dia denger sebelum tidur. Aaiihhh :* (???)
Isi perahu kertas? Yaa jujur aku juga gak taulah-_- tapi kalo secara imajinatif dan logika *eaaa
Yaa bisa aja isinya tentang impian kita, curhatan kita, dll.. Pikirkan sendiri laaahhh>< hehehe
Oh ya, ada beberapa quotes dari cerita/film " Perahu Kertas " ini.. Cekidot guys! >>>>

“Aku merasa mimpiku semakin dekat, karena bersamamu aku tidak takut lagi jadi pemimpi.” -Perahu Kertas

“Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh.” - Perahu Kertas


"Karena hanya bersama kamu,segalanya terasa dekat,segala sesuatunya ada,segala sesuatunya benar." -Perahu Kertas


“Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain. Kadang, begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup.” -Perahu Kertas


“Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya.” -Perahu Kertas


“Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kanvas kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.” -Perahu Kertas

"Diantara miliaran manusia pasti tuhan mempunyai alasan mengapa kau & aku dipertemukan" -Perahu Kertas

"Walau dengan perahu kertas sekalipun, sepertinya kamu pandai berlayar di kepalaku mengarungi setiap imajiku." -Perahu Kertas

"Dikritik itu rasanya kaya di GAPLOK, tapi kritikan itu yang kita butuhin buat maju." -Perahu Kertas

“Empat tahun saya kepingin bilang ini. Kugy Karmachameleon, saya cinta sama kamu. Dari pertama kali kita ketemu, sampai hari ini, saya selalu mencintai kamu. Sampai kapan pun itu, saya nggak tahu. Saya nggak melihat cinta ini ada ujungnya.”  - Keenan to Kugy - Perahu Kertas


“Ada saatnya cinta harus dilepas, tidak digenggam dengan begitu erat. Bahwa ada saatnya kita tidak perlu berlari, tapi berhenti, melihat sekeliling. dan tersenyum.” - Perahu Kertas

“Apa yang orang bilang realistis, belum tentu sama apa yang kita pikirkan. ujung ujungnya kita juga tau kok, mana yang diri kita sebenarnya, mana yang bukan diri kita. Dan…kita juga tau apa yang kita pengen jalani.” - Perahu Kertas

Yaappp~  Itu dia yaaaa...... Mungkin masih banyak lagi quotes dari cerita " Perahu Kertas ".. Tapi, segini juga cukup kan? Apa lagi ya yang mau dibahas? Tak ada ide saya-_- mungkin cukup sekian ya guys! See you :))
 












Friday, December 30, 2011

Hafalan Sholat Delisa

Halo! Maaf baru bisa nge-posting lagi.. Aku kan janjinya udah kapan tuh mau nulis tentang film ini, tapi baru bisa sekarang! Sebenarnya sih aku udah tulis habis aku nge-posting yang " My Holiday ", tapiii tiba-tiba ke exit dan yang lebih parah lagi aku belum SIMPAN!! Alhasil, aku harus tulis ulang lagi SEMUANYA! Huh! Padahal aku udah tulis HAMPIR SETENGAHNYA! Secara kan film nya saking seru dan mengharukannya, aku menjelaskannya jadi panjaannggg bangeett!! Hehehe.. :D
Untuk mempersingkat waktu kita, langsung aja yuk! ;).. Eitss!! Stop stop stop! Tiba-tiba aku males nulis lagi gara-gara kejadian menyebalkan yang diatas tadi! Apalagi karena ceritanya panjang banget dan aku udah agak-agak lupa! So, sekarang aku nulisnya bener-bener singkat aja ya! Jadi, langsung loncat gitu ceritanya! Wkwkwk.. Kalau mau tau ya nonton aja di bioskop kesayangan anda #Promosi
Tokoh-tokoh dalam film " Hafalan Sholat Delisa " itu ada Delisa, Kak Fatimah, Kak Aisyah, Kak Zahra, Umi, Abi, Kak Sofie, Mr.Smith, Ustadz Rahman ( kalau enggak salah! ), Tiyur, Koh Acan, dll.. Jadi, pas Delisa tes sholat, tiba-tiba gempa dan ada tsunami. Delisa yang amat sangat khusyuk sholat, tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya! Hingga akhirnya ia tenggelam. Beberapa hari kemudian, Delisa pun diselamatkan oleh Mr.Smith, ia dirawat oleh Kak Sofie. Hingga akhirnya ia ketemu abinya. Kak Fatimah sudah meninggal. Kak Aisyah dan Kak Zahra ditemukan tewas dengan keadaan saling berpelukan! Tapi uminya belum ditemukan. Kaki Delisa yang sebelah pun dipotong karena sudah membusuk. Ia pun kembali menjalankan semua aktivitasnya seperti biasa walaupun merasa kehilangan. Delisa begitu berarti bagi semuanya. Bahkan, saat Delisa sakit lagi, banyak yang menjenguknya! Kak Sofie dan Mr.Smith pun kembali lagi ke negara asalnya karena tugasnya sudah selesai. Dengan berat hati, Delisa pun melepas keduanya. Beberapa bulan/tahun kemudian, ada kiriman dari Kak Sofie. Isinya itu sekotak cokelat untuk Delisa, tapi Delisa membagikannya. Ada foto Kak Sofie juga yang sudah masuk islam. Delisa pun menggoda Ustadz Rahman dengan Kak Sofie. Ckckck.. Ada-ada aja! Lalu, Delisa pun tes hafalan sholat lagi. Saat sholat, ia teringat semua kenangannya semasa sebelum tsunami. Saat sujud pun Delisa seperti bertemu dengan uminya, yang masih menggenggam liontin/kalung dengan huruf D ditengahnya. Itu adalah hadiah dari uminya jika Delisa lulus tes hafalan sholat. Dan selesaiii..!!!
Hahahaha.. Mau tau enggak? Itu bener-bener singkat tau! Depannya enggak aku ceritain, pokoknya bener-bener loncat deh! Wkwkwk..
Oh ya! Ada lho hikmah yang bisa kita ambil dari film " Hafalan Sholat Delisa ".. Yaitu :

* Kita harus menghormati orang tua
* Kita juga harus saling menyayangi dengan saudara kita
* Jika kita melakukan sesuatu, harus ikhlas, bukan karena ada imbalannya/pamrih
* Kita juga harus ikhlas dan tersenyum melewati semua peristiwa yang kita alami

Mungkin itu aja kali yaa.. Jangan lupa, sempurnakan bacaan sholat kalian yaa.. Oke! ;)
Aku jamin pasti kalian pada nangis pas nonton filmnya, soalnya bener-bener sedih dan terharu banget! Aku aja nangis, apalagi kalian yaa.. Hehehe.. Kalau enggak nangis, berarti dia enggak punya hati! #Bercanda. Enggak usah nangislah, yang penting pasti film nya menyentuh banget!
Udah dulu yaa.. See you next time.. Bye.. :)

Salam Hangat

Hasna_Nur_I

Sunday, December 25, 2011

Garuda di Dadaku 2

Udah lama sih, keluar film " Garuda di Dadaku 2 ".. Lanjutan dari film " Garuda di Dadaku ".. Tapi ada pemeran yang baru. Aku enggak tau siapa yang memerankan, tapi aku tau nama pemerannya. Enggak semuanya sih, soalnya aku enggak hafal!
Ada Bayu, Heri, Yusuf dan Anya. Yang lainnya aku enggak tau. Aku nonton hari Senin, 19 Desember 2011. Yang jam 07.00 di Pondok Gede.
Ceritanya itu begini.. Jadi, Bayu adalah seorang kapten di klub sepak bola Indonesia. Tapi dia juga bersekolah. Jadi, dia harus bisa membagi waktu antara sekolah dengan sepak bola. Tapi, akhir-akhir ini nilainya menurun, sehingga ibunya dipanggil ke sekolah. Lalu, ada kerja kelompok yang beranggotakan Bayu, Anya dan 2 orang teman lainnya. Awalnya, Bayu dan Anya agak tidak bersahabat, tapi lama-kelamaan, mereka bisa saling mengerti. Kembali ke sepak bola, pelatih mereka pun berganti. Pelatih mereka yang sekarang lebih mementingkan mental/stamina. Setiap hari mereka datang jauh lalu berlatih seperti mereka menarik ban dan parasut. Lalu, datang pemain baru, yaitu Yusuf. Lalu, Yusuf berteman baik dengan Heri, sehingga hubungan Bayu dan Heri kadang bermasalah. Saat-saat mau kejuaraan malawan Thailand, kaptenpun ganti. Hal itu membuat Bayu agak kesal/sedih. Waktu pertandingan persahabatn, kapten mereka karena ada suatu masalah yang membuatnya marah pun turun ke lapangan, sehingga ia mendapat kartu merah. Saat latihan jelang final, Bayu absen beberapa kali/setiap latihan ia tidak hadir. Ibunya pun kini sedang sibuk dengan kerjaannya. Saat final tiba, Bayu datang dan diturunkan saat babak ke 2. Pelatihnya tidak ada di pinggir lapangan, karena takut mengacaukan suasana. Saat di lapangan, Bayu bertindak layaknya seorang kapten sehingga Indonesia MENANG! Kembali lagi ke sekolah, Bayu pun mempresentasikan karya teman sekelompoknya dan mendapat tepuk tangan yang meriah. Itulah akhir kisah yang bahagia, sebelumnya selalu murung. Jadi, ceritanya ( ringkasannya ) yaitu akhir-akhir ini Bayu sedang dilanda banyak masalah, seperti sepak bola, sekolah dan persahabatan.
Maaf ya kalau ceritanya enggak berurutan, ada yang kurang, dll. Maklum, aku udah lupa! Hehehe..
Sampai sini dulu yaa.. Byee.. :)

Salam Hangat

Hasna_Nur_I

Friday, June 25, 2010

Tanah Air Beta

Kemarin, hari Kamis 24 Juni 2010 aku, adikku yang pertama dan kedua, ayah, bunda dan uaku nonton Tanah Air Beta di bioskop Pondok Gede. Tapi kami berangkat berbeda angkutan, ayah dari kantor langsung ke Pondok Gede sedangkan aku, adikku yang pertama dan kedua, bundaku dan uaku naik taxi dari rumah, kami berangkat sekitar jam 6 kurang. Sesampainya di Pondok Gede ayah belum datang katanya sebentar lagi, lalu bunda membeli 5 tiket yang jam 18.45. Sambil menunggu ayah datang dan dimulainya nonton kita ke Gramedia dulu, aku mau beli kanvas kecil untuk melukis kenang-kenangan untuk guruku saat ambil rapot. Setelah selesai beli kanvas kita sholat maghrib dulu, lalu beli cemilan untuk nanti nonton, setelah menunggu beberapa lama akhirnya ayah datang juga tapi ayah mau BAK dulu jadi ayah belakangan masuknya. Kami duduk di kursi paling belakang, karena lebih enak dan kalau de Khansa rewel bunda bisa berdiri dan gendong tanpa mengganggu yang lain. Cerita Tanah AIR Beta sebenarnya aku sudah tau setengahnya, karena waktu ke Alfamart kami membeli komik Tanah Air Beta, cerita yang ada dibuku hanya sedikit karena diringkas, tetapi saat nontonnya panjang sekali. Setelah selesai nonton Tanah Air Beta kita pulang, ternyata diluar hujan, lama-lama aku dimobil tidur. Setelah sampai dirumah aku langsung sholat isya dan melukis untuk guruku, karena kanvasnya kecil jadi aku hanya melukis di setiap sudutnya ada bunga, lalu ditengahnya ada tulisan I Love my Teacher, lalu aku juga membuat surat. Setelah selesai aku pun menunggu hari esok untuk bagi rapot.