Friday, May 4, 2012

~ Tips Menghadapi Teman yang Menyebalkan ~

Mendapat teman yang baik memang menyenangkan. Hari-hari terasa begitu indah dan membahagiakan. Namun bagaimana jika kamu mendapat teman yang menyebalkan? Aduh, hari-harimu pasti begitu kelabu. Temanmu yang menyebalkan itu pasti selalu membuat masalah, selalu bikin kesal, dan selalu membuat emosi kita membara. Pokoknya, bikin bete, deh! Huh! Tenang, tenang... Jangan khawatir. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa tips untuk menghadapi teman yang menyebalkan. Check it out!

Menghindar

 Tips ini cocok banget untuk kamu pakai ketika menghadapi teman yang menyebalkan. Daripada harus repot menghadapi teman yang selalu bikin masalah, lebih baik kita hindari saja. Masalah selesai. Iya, kan?

Menahan Emosi

Kalau ternyata kamu tidak bisa menghindar dari teman yang menyebalkan, tips yang kedua adalah kamu harus bisa menahan emosi. Sebab, teman yang menyebalkan itu memang sering membuat kamu kesal dan membuat kamu selalu ingin marah-marah. Memang sih, menahan emosi itu tidak mudah. Namun kamu tetap harus berusaha. Sebab, kalau kamu tidak bisa menahan emosi, bisa-bisa kamu akan terpancing dan akhirnya hari-harimu akan selalu dihiasi rasa kesal yang berkepanjangan. Ingat, Allah menyayangi orang-orang yang sabar. Tahanlah emosi kamu, dan jadilah orang-orang yang sabar.

Menasihati 

Kesabaran memang ada batasnya. Jika kamu tidak bisa menahan emosi dan kesabaranmu sudah habis, maka jalan terakhir yang harus kamu lakukan adalah menasihati. Ya, nasihatilah dengan perkataan yang baik dan santun. Katakanlah dengan jujur dan apa adanya bahwa sikap temanmu yang menyebalkan itu tidak baik dan harus diubah. Ceritakan juga bagaimana teman-teman yang lain juga kurang menyukai sikap temanmu itu. Siapa tahu saja dia tidak sadar kalau sikapnya menyebalkan, dan setelah kamu menasihatinya, dia akhirnya sadar, mau berubah, dan menjadi teman yang baik untukmu dan untuk teman-temannya yang lain.
Bagaimana kalau ternyata temanmu yang menyebalkan itu tidak mau mendengarkan nasihatmu? Kamu tidak perlu pusing dan sakit hati. Intinya, kamu telah melakukan apa yang sudah seharusnya kamu lakukan. Kamu telah melakukan yang terbaik. Perkara temanmu mau berubah atau tidak, itu sudah bukan urusanmu lagi.

( Sumber : Buku PCPK " Temanku yang Menyebalkan " )

No comments: