Wednesday, July 23, 2014

Winter in Tokyo

Heyhooo! Kali ini aku mau bahas novel lagi hehe ;3 pada tau kan novel fenomenal *asiik* 4 musim itu? Yang penulisnya itu Ilana Tan, tau kaan? Ayolah masa kalian gak tau sih :( sebelumnya aku emang pernah nulis tentang quotes dari novel 4 musim itu, yang ada di sebuah buku judulnya Seasons to Remember ya? Bener gak sih? Tau deh lupa aku-_-v naah, beberapa hari yang lalu, aku baru aja selesai baca yang seri Winter in Tokyo, itu novel pinjeman sih wkwk.. Sang pemiliknya itu adek kelas aku, namanya Salsa, pas dia liatin novelnya ke Indah, waah kita langsung berebutan siapa yang pinjem duluan hahaha xD Tapi akhirnya yang pinjem duluan itu Indah, terus aku, baru Nada wkwkwk.. Kita excited banget pas tau Salsa baru aja beli novelnya, soalnya kita kan emang nyari pinjeman buat novel itu hahahaha XD

Oke sesi curhatnya selesai ya.

Seperti yang udah aku bilang di atas, penulisnya itu Ilana Tan. Jadi kan ada 4 novel kan tuh yang musim itu, nah itu tuh ada hubungannya gitu loh antar tokoh. Jadi misalnya di novel yang spring, ternyata tokohnya itu sepupunya yang di summer, ya begitulah, eh tapi contoh yang tadi aku sebutin itu aku ngarang loh ya bukan beneran-_- Tapi ya emang ada kaitan antar tokohnya deh. Aku baca tuh di google, baca novel 4 musim ini emang harus berurutan ._. Dan menurut yang aku liat di google, Winter in Tokyo ini seri yang ketiganya. Aku sih bacanya gak berurutan-_-v tergantung pinjemannya ada kapan hahaha xD #gakmodal Novel ini ada 313 halaman. Cover yang winter aku juga sukaa! Soalnya warnanya enak diliat gitu :3 kan biru soft gitulah, pokoknya sukaaa! Nih covernya kalau yang belum tau :3


Oke aku mulai ceritanya yaa ;)

Ishida Keiko, kembaran Naomi ini bekerja di sebuah perpustakaan. Dia tinggal di sebuah apartemen yang dari luar keliatan kecil, tapi dalamnya itu lumayan. Semua penghuni apartemen itu saling kenal, dan sudah seperti keluarga. Ada kakek dan nenek Osawa, Sato Haruka dan adiknya Sato Tomoyuki, dan penghuni baru kamar di seberang Keiko, Nishimura Kazuto. Kazuto ini sudah tinggal lama di New York, tapi dia datang ke Tokyo untuk berlibur, dan mencari suasana baru. Pekerjaan Kazuto itu fotografer, dan karirnya di New York itu sudah termasuk sukses. Dia ke Tokyo juga untuk membuat sebuah pameran miliknya. Pertemuan Keiko dan Kazuto ini bisa dibilang unik, konyol, dan lainnya, tapi dari situ mereka jadi tetangga yang dekat, saling menolong, saling melengkapi, dan akhirnya mulai tumbuh rasa lain di hati mereka masing-masing. 

Keiko akhirnya bertemu dengan cinta pertamanya dulu, saat dia masih SD, 13 tahun yang lalu, namanya Kitano Akira. Dan kebetulan Akira ini teman dekatnya Kazuto saat SMP dulu. Masing-masing dari Kazuto dan Keiko sudah bertemu dengan Akira di Tokyo, tapi awalnya mereka tidak cerita satu sama lain, sampai akhirnya keadaan sendiri yang membuat mereka tau akan hal itu. Keiko senang karena bisa bertemu dengan cinta pertamanya itu, tapi di sisi lain, Kazuto yang sudah lebih dahulu tau akan perasaannya kepada Keiko, mulai cemburu, tapi dia bersikap biasa aja. Padahal awalnya Kazuto sudah bisa melupakan mantannya itu, Iwamoto Yuri, yang mau menikah dengan Jason, karena dia bertemu Keiko, tapi ternyata Keiko belum menyadari hal itu. 

Hari demi hari berlalu. Banyak kejadian yang Keiko dan Kazuto alami bersama. Mereka dekat, saling menolong, berbagi cerita, berbagi canda tawa, dll. Tapi, masih ada konflik lainnya, yang membuat Kazuto lupa dengan Keiko, dengan satu bulannya di Tokyo, dan itu merubah semuanya. Sosok Yuri yang sudah lama hilang dari kehidupan Kazuto, masuk lagi ke kehidupannya. Dari situ Keiko mulai menyadari, kalau ternyata dia juga punya perasaan lebih terhadap Kazuto. 

Bagaimana kelanjutannya? Apakah ini persoalan "cinta datang terlambat"? Apakah semuanya akan sama seperti dulu? Kazuto dengan Yuri, Keiko dengan Akira? Sad ending atau happy ending? Baca cerita selengkapnya aja ya ;) 

HAHAHAHA GILA ITU KATA-KATA AKU UDAH KAYAK APAAN TAU YA XD SPOILER BANGET GAK SIH? :33 WKWKK GAPAPA LAH YA #KALIANRAPOPO(?) Lagian itu gak semuanya aku ceritain kalii, kalau aku ceritain semua yang ada itu namanya aku menceritakan kembali semua ceritanya, tapi disitu konflik sebenarnya gak aku ceritain kook ;;) makanya mending kalian yang belum punya novelnya, cari pinjeman atau beli aja hahaha xP 

Disini aku suka deh sama sosok Kazuto. Dia tuh fotografer, terus dia motret Keiko dengan sudut pandang yang berbeda, pokoknya ya hasil jepretan fotografer terkenal gimana sih? Bagus kan? Nah nanti di pamerannya itu ada foto Keiko juga. Terus aku juga suka aja sama nama Kazuto(?) tapi kesannya Jepang banget ya? Yaiyalah namanya juga Winter in TOKYO wkwk-_- terus ada juga hal lainnya yang dia lakuin ke Keiko, yang membuat Keiko bisa melihat 'keindahan di dalam gelap'. Nayoloh itu kayak gimana? Makanya baca hahaha XP 

Hff udah ya bikin kalian penasaran gitu ;p pasti kalian udah kenyang dibikin kepo kayak gitu wkwkwk.. Sekarang aku mau ngasih tau quotesnya! =))

"Orang yang membutuhkan perubahan suasana biasanya ingin melupakan sesuatu"

"Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?"

"Zaman sekarang ini semuanya harus serba langsung. To the point"

"Jangan berkata begitu kalau kau sendiri tidak yakin"

"Kita tidak mau mengatakan sesuatu yang nantinya akan kita sesali, bukan?"

"Kau bisa melupakannya dan mulai benar-benar.............benar-benar melihatku?"

"Dasar bodoh! Kenapa mengatakan hal-hal yang dengan mudah dilupakannya! Membuat orang bingung!"

"Kau masih belum sadar atau tidak mau mengaku?"

"Ia tidak ingin terlalu berharap. Harapan yang dihempas kembali ke tanah akan terasa sangat menyakitkan"

"Mungkin ia tidak boleh berharap banyak, tetapi dalam situasi ini apa lagi yang dimilikinya selain harapan?"
"Kini ia tahu rasanya terbangun dari mimpi indah dan di hadapkan pada kenyataan. Rasanya menyakitkan"

"Seharusnya ia tahu. Seharusnya ia sadar. Mimpi tidak akan bertahan lama. Ia boleh saja hidup dalam mimpi, tetapi cepat atau lambat kenyataan akan mendesak masuk. Dan ketika kenyataan mendesak masuk dan berhadapan denganmu, kau hanya bisa menerima"

"Untuk apa memikikan hal-hal yang pasti akan membuat hatinya sendiri sakit?"

"Aku tidak punya alasan untuk cemburu, bukan?"

"Tetapi, astaga, kenapa hatinya masih terasa sakit walaupun ia sudah tahu sejak dulu kalau semua ini akan terjadi?"

"Saat itu aku ada dibelakangmu. Aku bisa melihatmu. Aku selalu melihatmu"

"Apa yang harus ku lakukan supaya kau bisa melihatku?"

"Dia juga tidak perlu melakukan apa-apa. Yang paling penting adalah kenyataan bahwa dia ada dan saya bisa melihatnya"

"Yang harus saya lakukan hanyalah melihatnya. Hanya melihatnya. Dan saya akan merasa saya bisa menghadapi segalanya" 

Itu dia quotesnya! Bisa diliat kan itu akhir-akhirnya so sweet gituu :3 wkwkwk.. Sampai ketemu lagi di review novel selanjutnya ya! :D 

No comments: