Friday, July 25, 2014

Last Minute in Manhattan

Haay!^^

Kalian tau, aku itu orangnya amat sangat labil-_- aku tuh kan emang kepengen banget ya bisa ke Paris, tapi kalau udah baca novel dan latarnya itu kota di negara lain, aku juga jadi pengen kesana T.T Kayak Swiss, Athena, Roma, Tokyo, dan salah satunya juga Manhattan! Kayaknya di setiap tempat itu emang punya keunikan masing-masing, dan nanti bisa jadi cerita tersendiri buat kitanya, hft jadi pengen kesana semua kan-_-

Oke! Novel Last Minute in Manhattan ini juga jadi salah satu novel favorit aku! :3 kenapaa? Soalnya quotesnya tuh bagus-bagus, ceritanya seru, nama tokohnya keren :3 aku jadi suka sama tokohnya HAHAHA(?) Terus tebel juga! Ya pasti setiap orang punya kesan masing-masing terhadap novel tertentu kan?

Novel Last Minute in Manhattan ini salah satu seri STPC. Udah sering denger kata STPC kan? Yaitu Setiap Tempat Punya Cerita. Seri STPC yang lainnya yang udah pernah aku post itu Swiss, Paris, Tokyo, ada lagi gak? Ya gak taulah, soalnya masih ada banyak novel yang belum aku review disini! Jadi ya tunggu aja hehe ;) Penulisnya itu Yoana Dianika. Totalnya ada 399 halaman. Covernya? Ini diaa~


Oke dimulai spoilerannya yaa hihi ;3 

Callysta Nararya, cewek yang sedang di tumpuk berbagai masalah. Mulai dari masalah pacarnya yang selingkuh, orang tuanya yang cerai (mamanya itu kayak enggak menginginkan lahirnya Callysta ini), dan lainnya. Tapi, di tengah semua masalah yang sedang menimpanya itu, untungnya ia punya sahabat-sahabat yang selalu ada di sampingnya, yang bisa membuat dia kuat dengan segala masalah yang dia hadapi, dan juga papanya yang hangat. Hingga suatu hari papanya mengenalkannya kepada sosok ibu barunya, Sophie, dan adik tirinya, Mark. Tapi, saat pertemuan dengan ibu barunya itu, Callysta malah harus di hadapkan dengan berbagai keadaaan. Di restoran itu dia malah bertemu dengan mama kandungnya, sang mantannya, dan sang pacar baru mantannya yang ternyata jadi anak mamanya itu (gila kebayang gak sih?!). Lalu, papanya menyarankan agar Callysta pindah ke Amerika bersama Sophie dan Mark, untuk mencari suasana baru. Dan Callysta akhirnya menyetujui hal itu.

Tapi, baru hari pertama Callysta di Amerika, ia sudah mendapat sesuatu yang membuat moodnya dengan seketika berubah menjadi tidak baik. Callysta mengurung diri di kamar hampir seminggu. Tapi, akhirnya saat papanya menelfonnya, ia sudah merasa lebih baik, apalagi setelah dia bercerita kepada Mark, rasanya dia bisa sedikit lebih lega. Akhirnya Callysta mulai menjalani kesehariannya di Amerika. Tapi, siapa sangka disana ia malah bertemu dengan Vesper Skyller? Seseorang yang mempunyai pesona tersendiri, yang membuat di pertemuan pertamanya itu bisa membuat Callysta salah tingkah? 

Vesper itu sahabatnya Mark. Ia dan Mark sudah dekat dari dulu, sampai sekarang. Dan akhirnya, kehidupan Callysta yang baru dimulai! Banyak hal yang ia lakukan di Amerika. Dari ia jalan-jalan mengunjungi berbagai tempat (yang disambut iri oleh semua sahabatnya di Indonesia, mereka lagi pada ribet mulai jadi mahasiswa, eh Callysta malah enak-enakan di Amerika xD), mulai menikmati dengan kehadiran Vesper, sampai akhirnya nanti dia juga bertemu dengan mantannya, Abram, yang juga ada di Amerika. Hari-hari Callysta di Amerika terasa menyenangkan, tapi ada juga berbagai masalah yang menimpanya, seperti.............................. terjatuh dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya? 

EHEHEHEHE SPOILERNYA PANJANG BANGET YA :33 Itu sebagian konflik udah aku ceritain WKWKWK. Tapi tenang ajaaaa, berbagai konflik yang lebih menguras emosi menanti kaliaan! #tsaah aku punya banyak pendapat sendiri tentang tokohnya itu! Callysta, dia tuh jadi cewek enak bangeeett :3 tapi di luar hal-hal akan masalahnya itu ya, dia tuh beruntung bisa ke luar negeri di saat sahabat-sahabatnya yang lain lagi pada ribet di Indonesia wkwk. Terus dia juga beruntung bisa punya ibu kayak Sophie, adek kayak Mark, dan tentunya Vesper! Kalau Mark, dia jadi adek seru juga kayaknya xD Mark itu sayang banget sama Callysta :''3 tapi ya sayang sebatas saudara lah-_- kocak juga orangnya! Kalau Vesper................................ DIA KEREN! Walaupun agak nyebelin di beberapa cerita, tapi secara keseluruhan dia emang keren! Vesper Skyller, keren ya? Kalau Sophie, dia juga mama yang hebat! Punya peternakan kuda gitu, baik, penyayang, peduli banget sama stylenya Callysta, wih top deh! Papanya Callysta juga keren, baik bangeeeed! Sahabat-sahabat Callysta, Jose, Nelly, Cintya, Irfan, dan Bima, mereka juga baik-baik banget, kocak, seru! Kalau peran nyebelinnya disini.......................................... Ah gak usah aku ceritain deh, sebel sama mereka--" 

Aku spoiler lagi ya! Dikiiit aja kok hehe ;;) aku tuh senyum-senyum sendiri, geli sendiri, pas baca yang bagian Callysta, Mark, Vesper, sama Sophie mau ke Westlike Village, dimana peternakan kudanya Sophie itu berada. Waktu di mobil, Sophie cerita tentang pertemuan pertamanya dengan papa Callysta, itu tuh di Westlike Village. Sophie cerita ternyata papanya Callysta itu jago juga menunggangi kuda. Kencan pertama mereka di atas kuda, dan saat itu, Claire, kuda yang sedang mereka tunggangi, kayak marah gitu. Tapi untungnya papa Callysta bisa menenangkan Claire. DAN KALIAN HARUS TAU! Waktu pertama kali Callysta, Mark, dan Vesper ke Westlike Village, Callysta dan Vesper juga menunggangi kuda, dan itu Claire, dan Clairenya juga marah gitu! HAHAHAHAHA XD Suasana di mobil jadi agak gimana gitu, Mark dan Vesper yang duduk di bagian depan, yang diam-diam juga mendengar cerita Sophie, tergelak. Mark menahan tawanya, Vesper keselek gitu(?) Callystanya juga salah tingkah gitu hahaha XD Lucu pokoknyaaaaaaa~ 

Wih buat novel kali ini reviewnya panjang banget ya? ._. Gapapalah, yang penting happy ;) #korbaniklan satu lagi! Karena novel ini, senja tuh jadi punya ketertarikan sendiri buat aku. Yaa pokoknya kalian baca aja hehehe ;3 udah puas aku bikin kalian penasaran wkwk.. Pokoknya novel ini recomended bangetlah! Jangan kebawa emosi bacanya :)) sekarang, mending aku sebar quotes novel ini aja ya!^^

"Kau seperti langit yang menaungi senja. Membuatku merasa nyaman, seperti mendapat perlindungan"

"Dalam menjalin hubungan bukan kesempurnaan yang seharusnya di cari, melainkan bagaimana menyempurnakan hal-hal yang sebelumnya belum sempurna"

"Di beberapa kasus, bahasa mata lebih jujur daripada bahasa lidah. Banyak hal yang bisa terbaca dari mata dan tidak tergambar dari lidah"

"Komunikasi dan kepercayaan dari kedua belah pihak adalah hal yang paling diperlukan dalam menjalin hubungan dengan orang lain"

"Seharusnya, cinta bisa membuat seseorang merasa nyaman. Jika cinta sudah membuatmu merasa terluka, kau tidak pantas mempertahankannya, apa pun alasannya"

"Pengalaman adalah guru terbaik dalam hidupmu"

"Dalam menjalin hubungan dengan seseorang, ternyata rasa percaya saja tidak cukup. Harus ada kejujuran yang terbuka antara yang satu dan lainnya"

"Tidak ada yang tidak bisa dilakukan selama manusia berusaha sekuat tenaga. Saat seseorang berusaha, semesta akan berkonspirasi untuk membantu mewujudkan usahamu menjadi sebuah hasil"

"Kemana pun kamu pergi, aku nggak akan pernah membiarkanmu hilang dari pandangan mataku"

"Bagiku, cinta ibarat barang pecah belah. Cinta layaknya gelas, sekalinya pecah, susah untuk disatukan lagi"

"Sekalinya cinta dikhianati, susah sekali untuk merintis kepercayaan di hati orang yang sama"

"Tapi, seburuk apa pun tempat lahirmu, pasti akan menyisakan kenangan yang membuatmu merindukannya"

"Meringkuk di bawah selimut selama berjam-jam memang bukan cara yang bagus untuk menyelesaikan masalah. Tapi, setidaknya, selimut akan melindungimu saat kamu mulai terisak selama berjam-jam"

"Tapi, kenapa rasanya berat....., berat untuk menapaki lembaran baru dan mengubur cerita lama..."

"Jagalah apa yang selalu membuatmu tersenyum, jangan menjaga apa yang membuatmu sedih. Hidup itu singkat, di nikmati sajalah"

"Banyak hal yang perlu di bicarakan untuk membuatnya menjadi lebih jelas"

"Manusia memang memiliki kecenderungan ingin merasakan sesuatu yang belum pernah di rasakan"

"Belajar kan nggak harus membaca buku, tapi bisa juga melihat pengalaman dari orang-orang sekitar"

"Sepertinya, saat kau mulai menyukai seseorang, apa pun yang menakutkan bagimu tiba-tiba saja terasa menyenangkan"

"Rasanya menyenangkan, ya...... bila melakukan sesuatu dengan minatmu, tanpa harus di dikte orang lain"

"Kau pernah membayangkan tidak, bagaimana jika takdir hidupmu sudah di tentukan?"

"Bukankah masa depan ada di tangan kita? Tidak peduli bagaimana orang lain mengatakan bisa mengatur masa depanmu. Kita sendirilah yang bisa menentukannya"

"Hidup cuma sekali, nikmati saja dengan senang hati. Hidup itu tidak tertebak, banyak hal tak terduga yang bisa saja akan terjadi padamu. Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan seseorang, terlebih menentukannya"

"Dalam hidup, memang banyak hal tak terduga yang mungkin akan terjadi. Ada banyak hal yang tidak bisa di lewatkan begitu saja untuk di jalani. Dan menyerah bukan kata yang tepat untuk menjalani masa depan"

"Saat kau panik, hal pertama yang kau lakukan adalah menerima bentuk rasa nyaman yang diberikan orang lain padamu"

"Kau tahu, menebak-nebak perasaan orang lain kepadamu seperti ini benar-benar merepotkan, sering membuat kesal. Inginnya sih nggak geer, tapi kadang sinyal yang di berikan orang tersebut terlalu kuat untuk tidak membuat kita geer"

"Cinta itu datang tanpa diundang, dan itulah yang membuatku takut. Saat datang, cinta seperti menawarkan secangkir kebahagiaan, tetapi di dalamnya terdapat bermacam rasa pahit. Satu hal yang ku takutkan saat mulai menyukai seseorang ; aku tidak siap jika suatu saat rasa sukaku ini tidak terbalas"

"Masa lalu yang menyedihkan kadang memang bisa menghantuimu, seolah mengejarmu kemana-mana"

"Belajar tidak harus di lakukan di bangku sekolah. Belajar yang paling bermakna adalah belajar langsung dengan kehidupan, praktik dan terjun ke lapangan"

"Tidak ada yang bisa membuatmu nyaman selain seseorang yang menyediakan tempat terhangat untukmu, kan"

"Tuhan mempertemukanmu dengan orang-orang bukannya tanpa alasan. Dia tahu kebutuhanmu"

"Kehadiran orang di sekelilingmu pasti punya arti, begitu pula kepergiannya"

"Tapi, tidak ada yang bisa memutar balik waktu, kan? Semua sudah berlalu, sudah terlewati dan tidak bisa di perbaiki"

"Kalau tiap manusia merasa gengsi untuk meminta maaf dan mengikhlaskan sesuatu, lama-lama dunia ini akan dipenuhi kebencian"

"Manusia itu berubah, sama seperti musim. Hanya saja, perubahan pada manusia tidak bisa di perkirakan. Ada yang berubah ke arah positif, ada juga yang berubah ke arah negatif"

"Terkadang, saling memaafkan memang perlu untuk memperbaiki keadaan"

"Sayangnya, memaafkan orang lain tidak semudah membalikkan telapak tangan"

"Dalam memaafkan seseorang, ada hati yang harus di tata agar mau mengikhlaskan sesuatu yang harus di maafkan tersebut. Memaafkan berarti harus ada yang merelakan. Dan 'merelakan' sesuatu itu susah"

"Dalam hidup, ada banyak hal yang harus di relakan agar tiap manusia bisa tetap melangkah maju"

"Bukankah di dunia ini ada begitu banyak hal yang lebih baik tidak di ungkapkan dan tidak di ketahui, demi kebaikan seseorang"

"Jangan pernah bermain-main dengan perasaan. Cinta itu rumit. Saat cinta datang padamu, kau seharusnya tidak melewatkannya begitu saja! Cinta yang sama tidak akan datang dua kali. Tangkap, atau kau akan kehilangan"

"Meminta maaf dan mengakui kesalahan juga butuh proses"

"Siapa pun bisa menjadi sangat menyebalkan saat terbawa emosi. Yang perlu kau lakukan adalah mencari cara agar emosinya mereda"

"Apa susahnya sih jujur pada perasaan masing-masing?"

"Mengingat adalah cara yang baik sebelum mempraktikkan sesuatu"

"Terkadang, manusia memang tidak pernah menduga jika suatu saat akan jatuh hati kepada seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya"

"Perasaan memang aneh. Seaneh reaksi kimia yang kadang berubah-ubah jika bersentuhan dengan zat lain. Sejauh ingin menyangkal rasa suka yang tiba-tiba hadir, sejauh itulah rasa suka kepada seseorang terus berkembang. Bukankah sebagian besar dari hidup manusia memang berisi penyangkalan atas kenyataan?"

"Saat hatimu nyaman dengan seseorang, saat kau mulai kepikiran orang tersebut di benakmu, saat itulah cinta sudah menyentuhmu"

"Jangan pernah memungkiri atau berkata 'tidak' pada sesuatu yang jelas-jelas 'iya'"

"Jangan pernah berbohong pada perasaan"

"Bilang 'iya' kalau memang 'iya', dan bilang 'tidak' kalau memang 'tidak'. Kadang-kadang, berbohong pada perasaan sendiri ke belakangnya akan menimbulkan semacam penyesalan, lho"

"Jangan pernah berlari dari kenyataan hanya karena kamu ingin hidup sesuai kemauanmu. Semua orang punya salah, tidak ada manusia yang sempurna. Itu sebabnya kata 'maaf' di ciptakan : agar semua bisa kembali seperti semula, merelakan hal yang seharusnya di ikhlaskan untuk pergi. Hidup cuma sekali. Nggak usah di ambil pusinglah......"

"Jangan pernah menghakimi orang dari satu sudut pandang. Kamu harus bisa melihat dari sisi lain jika ingin mengenal seseorang lebih dekat. Bukankah sisi positif dan negatif selalu ada pada tiap diri manusia? Tidak semua yang kamu pandang buruk itu memang buru, dan tidak semua yang kamu pandang baik itu memang baik. Semua tergantung interpretasi masing-masing"

"Intopeksi diri adalah langkah awal untuk bisa menghargai orang lain, karena dengan intropeksi kamu akan belajar menghargai dirimu sendiri"

"Kamu nggak mungkin bisa menghargai orang lain jika tidak dimulai dengan menghargai dirimu sendiri"

"Memercayai orang yang bahkan tidak bisa di percaya ternyata lebih berat daripada hanya sekedar di lukai. Memikirkan orang yang ternyata sudah berada di gandengan orang lain ternyata lebih menyedihkan daripada di permalukan di depan umum"

"Jatuh di lubang yang sama untuk kali kedua memang menyakitkan"

"Terlebih rasa sakit yang terpendam terlalu dalam di dasar hati. Susah untuk melupakannya dalam waktu sesaat"

"Menangislah....., kau itu kadang menyebalkan, berpura-pura kuat, padahal kau sendiri rapuh"

"Saat menyukai seseorang dan waktu yang di gunakan untuk bertemu jarang, saat itulah rindu menumpuk"

"Hanya memikirkannya saja kadang membuatku tersenyum"

"Kau seharusnya tahu, bagaimmana rasanya di sakiti untuk kali kedua. Rasanya, itu seperti di hempaskan ke jurang"

"Memiliki angan tinggi memang sah, tapi saat angan-angan yang tinggi menjatuhkan ke dasar jurang, hanya kecewa yang bisa di rasakan"

"Siapa yang tahu pribadi orang. Don't judge something from it's cover. Tampilan menawan nggak selamanya bagus dalamnya"

"Mencoba melupakan seseorang ternyata lebih susah daripada harus membencinya"

"Jika seserang sudah memiliki keinginan untuk tidak mau kehilangan, itu berarti rasa sukanya sudah meningkat ke taraf cinta"

"Jenis kelamin 'laki-laki' bukan alasan utama untuk menghindarkan seseorang dari pipi merona saat malu"

"Manusiawi, beberapa orang sering tersenyum, walaupun sedang sendirian, karena teringat momen-momen random yang dianggap menyenangkan atau menggelikan"

"Cinta itu rumit karena pada dasarnya cinta adalah satu emosi manusia yang terperangkap di dalam rasa. Bagaimana rasa di ungkapkan untuk menjadi sesuatu yang nyata adalah suatu kesulitan yang tidak bisa di jelaskan dengan akal logika. Seperti sepi yang sering memanjakan jiwa. Cinta adalah sesuatu yang bergerak mutlak atas segala kendali rasa"

"Manusia itu bisa berubah. Bukan karena di ubah, melainkan karena ingin. Bukan karena terpengaruh, melainkan karena hati"

"Kau jangan memandang hal di sekeliling dari segi hitam putih saja. Di dunia ini, tidak selamanya yang hitam itu buruk, tidak selamanya yang putih itu baik. Dunia adalah keseimbangan, tempat kebaikan dan keburukan mencari tempat untuk mendapatkan titik yang sama"

"Jangan terlalu berekspetasi pada hal-hal yang belum terjadi, itu hanya membuatmu pesimis"

"Cinta sejati. Cinta yang tidak hanya memberi, tetapi juga menerima apa pun dalam segala keadaan"

"Membicarakan masa depan adalah hal yang paling menarik untuk di bahas"

"Kalau hanya memburu kesenangan, bukan kebahagiaan yang akan di dapat, karena pada saat itu, akal logika benar-benar mati. Cinta memang berasal dari hati yang mengendalikan rasa, tetapi harus di kendalikan dengan otak yang meliputi logika"

"Tidak ada mimpi yang tidak bisa diraih. Yang ada hanyalah orang-orang yang tidak mewujudkan dan tidak berusaha untuk meraihnya"

"Sifat dasar manusia memang tidak pernah puas terhadap apa yang sudah di milikinya, selalu menginginkan apa yang tidak ada dalam hidupnya"

"Di dalam otak manusia, terdapat semangat yang bahkan diakui oleh semesta. Positive thingking : semesta akan berkonspirasi untuk mewujudkan keinginan seseorang selama seseorang tersebut punya keyakinan besar terhadap hal yang ingin diraihnya di dalam hidup"

"Kalimat yang di ucapkan oleh seseorang yang di sukai terkadang bisa menjadi lecutan semangat yang melebihi apa pun"

"Seharusnya kamu bisa membuka matamu untuk bisa merasakan mana cinta yang membuatmu bahagia, dan mana cinta yang membuatmu luka. Saat kamu merasa bahwa cinta hanya bisa membuatmu luka, tinggalkan saja, cinta seperti itu tak pantas di pertahankan"

"Untuk apa mempertahankan sesuatu yang nggak baik kalau ada yang lebih baik sedang menunggu"

"Masa lalu bukan tempat yang bagus untuk di singgahi. Tempat yang bagus untuk di singgahi adalah 'saat ini', karena dari 'masa kini', kamu bisa merencanakan sesuatu untuk masa depanmu"

"Kata siapa jatuh cinta itu tidak merepotkan? Perasaan bisa menjadi sangat labil hanya dalam hitungan detik gara-gara jatuh cinta"

"Tiap ada perjumpaan, pasti ada perpisahan, walaupun waktunya belum diketahui kapan"

"Aku tidak butuh orang yang hanya menyukaiku dari penampilan saja. Cinta yang seperti itu buta. Yang kubutuhkan adalah orang yang bisa menghargai personality-ku"

"Kalau kau menyukai seseorang, sukailah dengan caramu sendiri"

"Hati seseorang yang sudah pernah patah susah untuk bisa 'diperbaiki' lagi. Bersikap skeptis kadang adalah salah satu upaya untuk melindungi hati"

"Cinta itu nggak selamanya mulus-mulus saja kok. Kalau kamu mengharapkan cinta yang mulus-mulus saja dan tidak berani menanggung resiko yang berat-berat, ya jangan jatuh cinta"

"Yang di butuhkan perasaan hanya satu : pengakuan, entah seperti apa hasilnya nanti"

"Ternyata, jatuh cinta memang tidak semudah yang di bayangkan. Saat cinta mulai menyergap, yang bisa di lakukan hanyalah mempertahankannya, agar tidak kabur dan menjadi sesuatu yang buram seperti ini"

"Kau sendirilah yang bisa menyelesaikan masalahmu, bukan orang lain"

"Apa pun yang terjadi, dia akan jujur pada perasaannya walaupun jujur terkadang menyakitkan. Tidak ada yang lebih membuat perasaan lega selain mengakuinya kepada orang yang bersangkutan"

"Bukankah itu guna sahabat : ada saat orang lain tidak bisa untuknya?"

"Jangan biarkan luka masa lalumu membuatmu takut menerima orang yang baru pada masa sekarang"

"Berada di dekatmu rasanya tenang sekali, aku merasa lengkap"

"Bagiku kebahagiaan itu sederhana. Saat kau memiliki sesuatu dengan takaran pas, tidak terlalu banyak, ataupun terlalu sedikit. Dan aku menemukan itu dalam dirimu"

"Tapi, aku tahu, kegagalan-kegagalan itu akan membuatmu berusaha agar tidak jatuh ke lubang yang sama untuk yang kesekian kalinya"

"Dia yang memberikan berbagai rasa, seperti campuran warna dalam gelas bening. Membuatku tertawa, menangis, bahagia, nyaman, merindukannya, menginginkannya, semuanya. Yang membuatku menyadari bahwa itulah cinta, saat hatiku bisa merasakan berbagai perasaan untuk satu orang"

"Aku tidak akan pernah menyesali masa laluku yang menyedihkan. Karena, kalau aku boleh jujur, masa laluku itulah yang tanpa sengaja mengantarkan kebahagiaanku saat ini. Perlu melewati banyak hal untuk bisa mendapatkan kebahagiaan, salah satunya harus menderita dulu, kan ya?"

"Tapi......., bukankah hidup itu adil sesuai takarannya. Apa yang di tanam akan di petik kemudian"

"Di dalam hidup, keberuntungan itu nggak ada, yang ada hanyalah kesempatan yang datang pada orang-orang yang telah siap menerimanya"

HFT! SELESAI! GILA KURANG PANJANG APA COBA INIII :" Bagus-bagus kan quotesnya? :3 pokoknya ini novel recomended banget deh! ;) 

No comments: