Saturday, May 10, 2014

Swiss

Halohaloo! Kali ini aku bukan mau bahas tentang negara Swiss hahaha, tapi aku mau bahas tentang novel Swiss! :D Kalian udah pernah baca novel inii? DUH KALIAN WAJIB BACA DEH! Novel Swiss ini salah satu novel STPC atau Setiap Tempat Punya Cerita. Harganya aku lupa berapa sih hahahaha xD Penulisnya Alvi Syahrin, COWOK PENULISNYA. COWOK. C-O-W-O-K. Tapii cerita itu duuh bikin meleleh beneran deeh(?) Gak terduga juga sama setiap ceritanya.. Ada 297 halaman. Oh ya, kalian belum tau gimana novelnya? Nih aku kasih penampakannya ;3 Ini ada pembatas bukunya juga loh ya! Hahaha ;D


Nah seperti tulisan di bawahnya tuh, yaitu "Little Snow in Zurich", jadii di awalan dan akhirannya itu, ceritanya kayak salju gitu yang lagi turun dari langit dan ngeliat dua pasang manusia, cewek-cowok gituu.. Kalo di prolog tuh si saljunya itu ngeliat dua insan manusia yang 'baru mau jatuh cinta', kalo di prolognya itu setelah sekian lama berpisah mereka bertemu lagi dan masih saling mencintai. Teruus di setiap ceritanya itu ternyata menyimpan rahasia masa lalu..

Yasmine, dia itu murid baru gitu di sekolahnya di Zurich. Teman dekatnya, yang dia kenal setelah dia masuk sekolah. yaitu Elena dan Dylan. Yasmine itu suka fotografi juga. Dia suka menyendiri gitu di Danau Zurich, sambil mengamati angsa-angsa, termasuk anak laki-laki yang ada di ujung dermaga. Anak lelaki itu selalu ada disitu saat Yasmine kesana. Pernah mereka beberapa kali saling menatap, terus asik dengan urusan masing-masing. Pada suatu hari, saat Yasmine mau memotret angsa yang berusaha mengepakkan sayapnya, ada seseorang yang menepuk pundaknya, dan ternyata itu adalah anak laki-laki yang selalu berada di ujung dermaga. Dari situlah mereka mulai kenal, akrab, dan akhirnya, tanpa mereka sadari,........... saling jatuh cinta. Rakel, itu nama anak laki-laki yang selalu ada di ujung dermaga. Sosoknya misterius, tapi dia juga pribadi yang riang. 
Ternyata, dulunya Elena, Dylan, dan Rakel bersahabat. Mereka punya cerita masa lalu yang buruk, yang mengakibatkan persahabatan mereka yang retak. Yasmine, yang tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi, ikut masuk ke dalam semua masalah tersebut. Dari rencana musim dingin yang di lalui Yasmine dan Rakel, ternyata dulunya punya kisah sendiri, yang akhirnya saat Elena dan Dylan tahu Yasmine dan Rakel menjalankan rencana musim dingin tersebut, diam sendiri dan merasa bersalah atau marah mungkin? 
Dylan, yang ternyata menyukai Yasmine, membuat suasana makin menjadi-jadi. Dylan enggak mau Yasmine jadi jatuh cinta kepada Rakel, tapi setelah itu hancur karena tau apa yang sebenarnya terjadi. 
Akhirnya, makin lama, rahasia satu persatu terungkap. Rahasia yang tidak di sangka Yasmine, pernah terjadi di antara persahabatan Dylan, Elena, dan Rakel. Sangat sulit untuk di pahami, tapi semua itu harus terjadi. Tapi, setelah badai di antara mereka berempat terjadi, datanglah pelangi indah di antara mereka berempat. Untuk menyelesaikan semua masalah masa lalu itu, di butuhkan emosi, keikhlasan, pengorbanan, keberanian, dan air mata. Rakel yang mau berpisah jauh dengan Yasmine, Elena, dan Dylan juga merasa kehilangan. Dan di saat jauh itulah, dia merasa makin yakin kalau dia telat jatuh cinta kepada Yasmine. Dan akhirnya mereka bertemu lagi di tempat awal mereka bertemu, Danau Zurich. Dan butiran salju menjadi saksi cerita cinta mereka. 

HUAHAHAHA DUH SPOILER BANGET GAK SIH AKU? XD Ah enggak kok yaa~ Konflik yang terjadi di antara mereka berempat gak aku kasih tau kan itu? Terlalu banyak rahasia masa lalu juga sih di antara Elena, Dylan, dan Rakel. Makanya kalo mau tau beliii ;D Gak nyesel kok kalo belii~ Tau gak? Masa ya di epilognya itu, pas Rakel sama Yasmine ketemu lagi, ITU SWEET BANGEEET>< Terus hari-hari yang mereka jalani, enggak semuanya juga harus kelam kelabu karna cerita masa lalu itu, ada kebahagiaan, kegilaan di antara mereka! Oke daripada aku makin spoiler kan nanti gak seru yaa, aku mau bagi-bagi quotes dari novel Swiss ini ya! 

"Di antara musim-musim yang berganti, aku menemukan satu waktu untuk merenung, bahwa kita tidak pernah saling membenci, hanya saling merindu"

"Menurutnya, foto selalu berbicara jelas tanpa perlu kata-kata"

"Kau hanya perlu memandang sebuah foto dalam beberapa detik, dan kau akan mendapatkan rentetan cerita dari foto tersebut"

"Foto menyimpan kenangan dengan nyata"

"Bukankah seni itu soal hati, bukan bagus atau tidak bagus?"

"Foto jelek akan lebih di kenang daripada foto yang bagus"

"Tapi, itu dulu, saat semuanya masih baik-baik saja"

"Kau sadar tidak, sih, kalau hidup ini tidak adil? Kita kehilangan di saat kita belum siap. Kita harus belajar ekonomi, akuntansi, matematika, tapi pada kenyataannya, yang harus kita lakukan adalah belajar merelakan dan lanjut menjalani kehidupan, bukan?"

"Mengapa kenangan hanya dapat di putar ulang di dalam kepala? Mengapa kita tidak bisa memindahkan masa lalu ke masa kini, lalu menjalaninya, mengulang kisah yang sama?"

"Aku ingin tertawa lepas. Aku ingin melupakan hidupku sejenak. Aku ingin merasa bebas"

"Sebagai seorang sahabat yang baik, jika suatu saat nanti kita ada masalah, jangan pernah tinggalkan aku, ya?"

"Rindu yang tak berujung karena bagaimanapun ia berusaha, rasa rindu itu tidak akan pernah terbalas"

"Selagi ada aku disini, kau tidak perlu takut"

"Entah kenapa selalu ada kesulitan untuk mengatakan sesuatu yang bertolak belakang dengan kenyataan"

"Ia terlalu takut menerima kenyataan, baik pada masa lalu maupun masa depan"

"Ia ingin menutup mata dan telinganya, lalu membiarkan semuanya berjalan seperti ini. Seperti apa adanya"

"Aku tidak ingin kehilangan lagi"

"Bahkan tanpa kau minta, aku tidak akan pernah pergi"

"Dan, bukankah kita tidak akan pernah rela melihat orang yang kita sukai terluka oleh orang lain?"

"Bagaimana kalau ternyata harapan-harapan dalam hatinya berujung sia-sia?"

"Sekarang, ia percaya bahwa cinta dapat mengubah seseorang dengan cara yang tak terduga"

"Kau percaya tidak seseorang bisa berubah dalam waktu yang tidak di duga?"

"Mengapa orang-orang harus berubah jika mereka masih bisa tetap sama?"

"Jika cinta adalah dongeng yang indah, mengapa harus ada rasa sakit di dalamnya?"

"Ini cinta, sesuatu yang harus kau perjuangkan, dan kau tidak bisa menyerah begitu saja menerima kenyataan yang ada"

"Semua orang mengalami kehilangan dan suatu saat kita akan menjadi pihak yang harus pergi"

"Lebih sakit jika harus berpisah dengan seseorang yang jelas-jelas masih hidup daripada seseorang yang sudah meninggal"

"Ia harus melakukan sesuatu. Ia lelah akan perasaannya sendiri. Ia harus memutuskan"

"Stay for a while or move on now"

"Saat kau memilih 'stay', kau akan menyesal dan berusaha keras untuk move on, tapi kau sudah tak dapat melakukannya lagi. Perasaanmu telah menguncimu"

"Anehnya, saat kau memilih 'move on', yang kau ingin lakukan hanyalah memikirkannya, mengenangnya, dan menghubunginya lagi"

"Ia tidak boleh menangis lagi untuk sesuatu yang sudah berakhir"

"Pada akhirnya, untuk selamanya, perasaan tidak akan bisa berbohong dan di bohongi. Ia selalu ada di sana, memintamu untuk memperjuangkannya"

"Belajar untuk jatuh cinta hanya akan sia-sia. Bukankah cinta itu perasaan yang tulus dan tidak dapat di paksakan?"
"Percayalah, tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Sia-sia adalah ketika kau tidak mencoba apa yang harus kau lakukan"

"Ia butuh seseorang yang dapat membuatnya tertawa dan melupakan dunia sejenak"

"Mari berjanji untuk terus bersama, saling mencintai dan jangan pergi lagi"

"Is it easy to let 'him' go? Tidak. Sama sekali tidak"

"Karena manusia hanyalah sekumpulan tulang belulang yang hanya ingin bahagia tanpa memedulikan pihak lain"

"Dan kau selalu tahu, kan, cinta pertama adalah saat kita berharap terlalu banyak, menanti terlalu lama, cermas terlalu sering, menginginkan happy ending yang terkadang tidak mungkin?"

"Tidak bisa semudah itu mengakhiri hubungan dengan seseorang yang kau sayang, sekalipun kau tahu ia tidak pernah bahagia bersamamu"

"Kau akan bahagia jika melihat orang yang kau cintai bahagia meskipun bersama orang lain"

"Setelah melepasnya, bukan berarti kau tidak bisa lagi bertemu dengannya, bukan?"

"Lepaskan dia dan cari kehagiaanmu sendiri"

"Bagaimana kalau kebahagiaanku adalah ingin selalu bersama dia?"

"Menurutku, kita hanya perlu menunggu saat yang tepat untuk cinta datang"

"Ia ingin membahagiakan orang yang di sayangnya sekali lagi meskipun itu mungkin akan melukainya"

"Namun, pada akhirnya, rasa rindu mengalahkan segala rasa takutnya"

"Mereka bukanlah dua manusia yang sedang salah paham, mereka hanya saling merindu, namun berusaha menyangkalnya"

"Mengapa ia harus pergi di saat hidupnya sudah menemukan titik terang?"

"Aku benar-benar mencintainya. Aku ingin dia bahagia. Dan aku harap kalian mengerti"

"Tidak butuh tinju untuk meluapkan emosi. Hanya dengan rangkulan bersahabat, semua menjadi baik-baik saja"

"Kata 'selamanya' memang berlaku untuk persahabatan, jika kau mau berjuang"

"Aku tahu rasanya sakit ketika kita memutuskan untuk berpisah"

"Terlalu banyak kenangan manis yang menyedihkan bila diingat"

"Selama kau pergi, aku selalu kesini. Menunggumu"

"Aku menunggumu. Untuk apa mencari yang lain?"

"Yang sebenarnya aku pikirkan selama ini hanya kamu. Yang aku sayang selama ini hanya kamu. Dan, kalaupun aku menyukai salah seorang perempuan di sana, aku tidak akan memilih mereka. Aku sudah memilihmu"

"Sekarang, aku belajar satu hal ; aku tidak perlu pergi jauh-jauh untuk menemukan apa yang aku cari. Karena orang yang kucari selama ini sudah berdiri setia di sampingku, menanti kepastian, tapi aku sempat tidak menyadarinya. Aku menyayangimu, dan perasaan ini jauh lebih kuat dari cinta"


Naah itu dia kutipan dari novel Swiss. Ada yang pas sama kalian enggak? Huehehehe :D Sampe sini dulu ya, kita berjumpa di novel selanjutnya! ^o^

No comments: